fbpx

Tas Etnik

Akhir akhir ini kampanye mengenai penggunaan tas reusable  mulai popular kembali untuk menekan penggunaan tas dan kantong plastik yang menjadi salah satu limbah yang paling besar dampaknya pada perusakan lingkungan.

Sebelum popularnya penggunaan plastik sebagai kebutuhan untuk kepraktisan saat membawa suatu barang, Indonesia mempunyai banyak Tas Etnik nya sendiri, yang tentunya memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki indonesia sebagai bahan pembuatannya.

  1. Tas Noken

Tas ini terbuat dari serat kulit kayu. tidak seperti tas pada umumnya yang disangkutkan ke bahu tas ini disangkutkan kepala, sementara bagian kantungnya menjuntai di bagian punggung. Tas Etnik ini umumnya dijumpai di Indonesia bagian timur, dari nusa tenggara sampai Papua, selain dipakai untuk membawa barang barang untuk bepergian Tas Etnik Ini dipakai juga untuk menggendong anak.

Tas Etnik ini digunakan untuk menggendong anak

Perlu waktu yang tidak sebentar untuk membuat satu buah Tas Etnik Noken tersebut, dikarenakan pembuatan tas tersebut sangat rumit, satu tas membutuhkan waktu pembuatan sekitar dua sampai tiga minggu. sementara untuk tas berukuran besar membutuhkan waktu pengerjaan selama tiga sampai empat minggu. Tak heran harga jual tas ini berkisar antara dua ratus ribu sampai satu juta rupiah. Sejak 2012, noken resmi masuk dalam daftar UNESCO Warisan Budaya Tak Benda. 

2. Tas Sepu (Toraja)

Tas Etnik berbahan kain tenun ini biasanya digunakan berpasangan dengan baju adat Toraja. Tas Etnik ini biasanya digunakan untuk mengikuti pesta adat Rambu Tuka’ (perkawinan), Rambu Solo’ (kematian), dan Ma’rara Banua (syukuran rumah). Kini, tas sepu menjadi salah satu suvenir khas Toraja.

Tas Etnik Khas Toraja “Sepu”

3. Tas Kepek (Baduy, Banten-Jawa Barat)

Tas ini terbuat dari daun Sarai (sejenis aren), rotan, kulit pohon Teureup, kulit pohon Handam, serta anyaman bambu di bagian dalam tasnya.

Tas Etnik ini biasa digunakan masyarakat baduy untuk membawa alat alat pertanian, membawa perbekalan pada saat perjalanan jauh.

Tas Etnik Kepek

4. Tas Anjat (Dayak-Kalimantan Timur)

Tas Etnik berbentuk bundar yang terbuat dari anyaman rotan ini merupakan tas etnik yang berasal dari suku dayak kenyah bakung dari Kalimantan Timur. Proses Pembuatan Tas Etnik ini cukup Rumit, mulai dari menghaluskan Batang rotan, kemudian dianyam melingkar dan diberi lapisan kain pada bagiandalamnya.
Para pria suku dayak biasa menggunakan tas etnik ini untuk membawa alat perbekalan berburu di hutan sementara para wanita menggunakan tas ini untuk membawa pakaian dan perbekalan berkebun.

Tas Etnik Anjat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo, ..
Perlu informasi lebih lanjut dari kami?

Kami dengan senang hati siap melayani segala pertanyaan Kakak via WhatsApp :)
Powered by